Senyum itu tersungging manis di wajah mu..

tapi ku tahu senyum itu tidak dapat menghapusnya dari pikiran mu..

hanya untuk ku, kau mencoba menikmati perih..

tersenyum dalam susah, hanya untuk memperlihatkan ku semua baik-baik saja..

keluh kesah yang aku pun tak tahu cara menghilangkannya..

aku hanya bisa mendengar..

aku hanya bisa memberikan gurauan..

aku hanya bisa menatap mu dalam..

aku bahkan hanya bisa mengucapkan kata sabar sembari memberikan pelukan hangat..

andai aku tahu bagaimana menghilangkan perih itu, akan segera ku hapuskan..

andai aku tahu cara mengangkat sedikit beban mu, akan segera ku angkat dari pundak mu..

tapi, mungkin saat ini aku hanya bisa memberi mu sedikit semangat..

semangat yang mungkin dulu memudar..

mungkin saat ini aku hanya bisa menggambarkan senyum di wajah mu di saat semua beban terasa berat..

maaf aku tak dapat berbuat banyak..

hal yang sesungguhnya membuat ku tak berdaya..

perih mu perih ku juga..

itu yang kurasa.

Dear You,
Maybe God created your heart with pearl.. beautiful after all the pains..
Keep strong, adorable, and shining after the past tried to hurt you.. Even my weaknesses or even my horrible past won’t be able to make a wound..
Thank you for letting me have it..
Thank you for loving me the way i am..
Thank you for wiping away the tears..
and thank you for the smile that you give every day..
Maybe im the luckiest girl in the world..

sincerely,

the one who always love you.

adhi: “ay, aku bikin kaos futsal d kantor. Pke nomer 29. Tanggal jadian kita. hehehe..:D “
adhien: “hehehehe..”
adhi: “kamu nyadar g sih?”
adhien: “nge? nyadar ap?”
adhi: “tanggal jadian kita. bulan kita lahir. km 2, aku 9. hehehehe..:D”
adhien: “oh iy..hahahaha..”
adhi: “itu tandanya kita jodoh ay!hahahaha”
adhi: AMIIN..
adhien: “hahaha..”
adhien: “amiin..:)”

Aaah!! udah ah! g mau bilang enggak lagi sama kamu! aku g mau liat kamu sedih,” ujarnya dengan muka memelas saat kami pulang.

Malam itu, terasa peluh di dada. Hanya sedikit kata terlontar, bergantikan sakit penjarakan emosi. Bahkan setets air mata tak sanggup keluar untuk membasahi pipi.

“kok gitu? kalau kaya gitu buat apa ada kamu? kamu ada untuk selalu ngingetin aku, tuker pendapat sma aku. kalau kamu kya gitu mending aku..” kata itu tercekat di tenggorokan, tak sanggup ku lanjutkan.

“ay, aku g tega liat kamu kaya gini. aku tuh mau bikin kamu senyum setiap hari, ketawa setiap hari. kamu udah banyak disakitin orang. Maafin aku,ay. Aku yang salah. Aku egois.”

Sebenarnya melihat wajahnya pun aku sudah luluh. Aku hanya ingin memeluknya tanpa kata, melepas sakit di dada.

Berawal dari masalah yang sangat sepele. Ah! mungkin semua pasangan pernah merasakan ini. Namun, penat kami di kantor memperburuk keadaan.

Dia hanya ingin bertemuku dan tertawa bersama. Katanya, aku salah satu sumber kebahagiaannya. Namun, aku membatalkan janji kami karena alasan yang menurutku logis.

“yaudah gpp kalau kamu mau ikut jenguk. terserah kamu,” nadanya jelas menggambarkan kekecewaan. Membuatku merasa bersalah. Dilema. ‘Terserah kamu’, tak bisa kupungkiri aku benci saat dia mengatakannya.

Sesak. Hampir tak bisa kutahan tangis.

Mungkin jalan sendiri di tengah keramaian bisa menenangkan ku. Akhirnya, kami pun bertemu di Semanggi setelah ku berkeliling tanpa arah tujuan.

“kamu dmn??” ujarku via gtalk menunggunya di dpn J.Co.

Seseorang menutup mata ku dr belakang. Mengejutkan ku?hmm..sedikit. Aku berharap saat aku membalikkan tubuh, aku melihatnya tersenyum. Tapi tidak, aku salah. Wajahnya tak seperti biasanya. Beban pikirannya sangat tersirat di wajahnya.

Sungguh aku luluh. Aku menolak membicarakan ini. Masalah sepele. Aku hanya ingin kami tertawa, lupakan keegoisan kami. Tapi tidak dengannya.

“Ay, jangan memendam masalah, nanti jadi gede. Aku g mau kaya gitu. Kita selesein sambil jalan yah,” ujarnya. Sungguh aku merasa bersalah melihat matanya yang memerah.

Sudah kubilang, aku hanya ingin memeluknya. Aku tidak peduli orang melihat kami. Aku tak kuasa membendungnya. Aku memeluknya tepat disebelah Jalu, motor scoopynya.

Namun, tak ada beban yang terangkat dari pundak ku. Rasa bersalah semakin merajah hati ketika dia mengatakan penyesalannya.

Sungguh aku tidak mau jadi beban pikirannya.

Aku melawan. Aku tidak ingin ini berlarut-larut. Aku mencoba tersenyum, memeluknya dan mengelus dadanya. Ego ku luluh.

Dia seperti apa yang masih terukir di hati. Tetap menjadi obat penangkal sakit ku.

“udah ah! ga mau berantem lagi sama kamu. Cape, ay! mau nangis g bisa, mau marah g bisa. Geregetan jadinya,” tawa renyahnya kembali menggelitik kuping ku.

Dia menyodorkan jari kelingkingnya. “Janji ya, kita g boleh berantem lagi. Aku janji g egois lagi.”

@adhinugrahaa

how can i denied this guy? pretty smile with pretty eyes.
the most beautiful creature on earth!!
Damn!!!i think im falling.. my brain has contaminated by him..

Kicauan itu tidak berhenti dalam semalam. Perkenalan yang sangat singkat memang, namun semua terasa begitu lama. Tidak pernah ada perkenalan formal, semua bahkan berjalan begitu saja.

“Wah saya lupa memperkenalkan diri. Hallo nama saya Prasetya Adhinugraha, saya bekerja di periklanan, umur saya 23 tahun,” ujarnya dengan nada guyon khasnya.

Perkenalan yang memang tidak pernah direncanakan dan semua berlanjut begitu saja. Miley penuh dengan short message darinya, setiap malam miley berdering dan memunculkan nomornya.

Waktu mungkin tidak pernah habis untuk berbicara dan becanda dengannya. Tidak terasa jam di dinding menunjukkan pukul 1 malam.

“Tidur gih!” serunya. “aaaaaa..jam berapa sih?udah jam 1 yah?” ujarku yang tak rela waktu mengentikan percakapan sinting kami. “loh kamu kan kerja pagi. Nanti kurang tidur saya yang disalahin,” ujarnya. “yah tidur yah? yaudah deh,” aku pun masih sangat tidak rela. “loh kya g rela gt?besok disambung lagi deh ceritanya,” tawanya pun terdengar sangat renyah di kupingku.

Tawa, ejekan, bahkan istilah aku, saya, gw menjadi bahan lelucon yang tidak habis dibahas. 

“Anda ambigu nih! Aku, saya atau gw nih??klo ‘saya’ kan biasa digunakan untuk relasi ada nada hormat. Kalau gw kan untuk teman, klo aku biasanya kan intonasinya beda,” ujarnya mengomentari gaya bicara ku yang sering menggabungkan istilah-istilah itu. Biasanya aku pun bingung membalas tawa isengnya.

“heh!kamu punya pacar yaaaa???” goda ibuku setiap pagi. Katanya tawaku mengelegar di seluruh rumah setiap malam. Aku bahkan tidak menyadari kenapa Dia begitu pintar merangkai kata-kata dan mampu membuatku tertawa lepas.

Terasa begitu dekat walau belum bertemu. Aneh? mungkin iya bagiku. Tidak pernah sebelumnya aku bisa merasa sangat dekat hanya dengan berbicara lewat telepon. Seperti sudah mengenal lama.

You’re so magic!!! My first impression to him.

Malam itu, Jumat 28 januari 2011, Dia datang mengajak ku pergi. Pertemuan pertama kami. Tidak ada canggung. Bahkan aku sering menjitaknya, karena Dia sering menggoda ku.

“ih lucu deh gelangnya. Aku juga pernah pake di kaki,” komentarku tentang gelang akar bakarnya yang ternyata dari Papua (sedangkan aku pernah pake yang dari Kalimantan). Dia melepaskannya dan langsung memasangkannya ditangan kanan ku. “Pake aja,” sembari tersenyum. What an adorable smile he have! Damn i couldn’t use my words to return his smile!

He gave me this Papua’s bracelet. Papua people use it as a mark that they are soldiers.

I wake up in the morning then smile if i see it. The bracelet definitely remind me of his smile.

Semua itupun berlanjut. Tepat kemaren, Dia membayar utang es krim coklat pada ku. Utang hasil guyonan sinting lewat telpon. Ragusa, Italian Ice Cream, jadi tempat yang cocok untuk membayar semuanya.

Monas pun jadi tempat pelampiasan kami untuk menghabiskan malam. Aku tidak menyangka monas begitu ramai saat malam minggu tiba. Banyak muda-mudi menikmati indahnya malam dan tata lampu taman Monas, pedagang asongan, bahkan satpol PP.  

We talked about silly things, our ex, our life, everythings. He definitely succeed bring me into his life. That makes me want to drown deeper.

Tidak hanya punya kesamaan nama dengannya dan dengan Alm. kakak perempuannya, pola pikir yang sama, hobi yang sama. Damn! i feel like i find my self in him. Apa bedanya? mungkin Dia orang yang keras, dan aku butuh orang yang tegas untuk mengontrol semua sifat kekanak-kanakan ku. Are we fit each other?hmmm..

Mungkin semua terjadi sangat singkat. Terlalu cepat untuk mengungkap rasa. Semua perlu proses dan ini adalah proses yang sangat indah untuk dijalani. Mungkin tidak perlu kata cinta. Kata yang hanya memunculkan banyak pengharapan.

Dear you, thanks for coming into my life. When im with you, it feels like home. And i wish it wouldn’t stop until i’ve got my eyes closed and my heart stopped beating. So, let’s have fun!!! Jangan bikin mupeng bencong di tempat makan kemaren lagi ya, kasian ngiler disuapin sama kamu. hahahaha..:p

di sela2 kerjaan yang g selesai-selesai gw malah nyempet2in nulis..

yak!! bermula dari baca bukunya Radityadika “Marmut Merah Jambu” yang ada cerita ttg kisah-kisah cinta jaman baheula, twit2 dari salah satu mantan yang ngebahas tentang cinta dan putusan, ditambah lagi harus ngubek2 email lama yang malah nemuin email2 ajaib (email cinta+putusan) jadi pengen sedikit flashback tentang hubungan gw sama mantan-mantan yang menurut gw lucu juga kalau diinget-inget. Untungnya gw selalu punya hubungan yang sangat baik dengan para mantan, kecuali yang terakhir sih..

well, lets begin the memories..

Jaman SMA memang pantas dibilang jaman-jaman dimana kita gak bakalan bisa lupa. Persahabatan, Cinta, Pemberontakan, Organisasi, dll. Cinta menjadi salah satu hal yang asik buat diingat-ingat..hahahah..

Pacar pertama gw, MDE..kita pacaran pas kelas 2 SMA. jadiannya bikin sedikit tercipta permusuhan..hahhaha..Gw memang g cantik-cantik banget tapi mungkin gw termasuk cewe yang gampang bergaul kali y, temen cowo gw terhitung banyak. Y mungkin juga gw bukan termasuk cewe yang ribet kaya cewek2 pada umumnya. Waktu itu, gw sama sahabat gw sekelas. Dia masuk OSIS sedangkan gw enggak (males euy). Banyak dari temen-temen sekelas gw pengurus OSIS juga, jadi gw termasuk sering nimbrung sama mereka. Suatu ketika sohib gw jadian sama temen sekelas dan gw pun merasa ditinggalin. Biasanya kalau istirahat kita muter2 sekolahan bareng. hahaha..tapi pas dy jadian, gw jadi ngerasa ditinggalin. Nah, sejak saat itu, banyak temen2 cowo sekelas yang jadi deket sama gw. tiga diantara MDE, G, AG. MDE dan AG itu anak OSIS. gw deket pertama kali sama G. sempet jalan bareng. tapi that’s it cuma segitu. gw cuma nganggep temen. trus tanpa gw sadari gw semakin bt karena ditinggalin sohib gw, dan tanpa disadari gw jadi sering curhat sama MDE yang sebenernya awalnya kita g deket2 banget. dari sering curhat akhirnya kita jadian (inget banget gw, dy nembak gw dibangku belakang, dan gw jawab dengan nulis “ya” ditelapak tangannya..hwakakakkakaka..) nah dari sini musibah pertemanan terjadi. ternyata AG sering curhat tentang gw ke MDE, alhasil dy marah sama MDE, dan gw pun jadi ga enak. Gw pun berusaha buat mereka baikan pas pulang sekolah di ruangan OSIS. sempet nangis karena gw merasa bersalah mereka jadi berantem. tapi thank God semua jadi baikan lagi..hahahahah..

Usia pacaran gw sama MDE terbilang lama, 3 tahun. dari gw selalu nungguin dy rapat OSIS supaya bisa pulang bareng, hampir diomelin guru BP gara2 ketauan pacaran di sekolah, tragedi ciuman pertama yang bikin bingung, LDR karena dy harus kuliah di jogja, sampe tragedi “pihak ketiga” yang dengan persetujuan gw.

ke-gap lagi pelukan di depan ruang OSIS sama guru BP. hampir dipanggil, tapi kita langsung kabur. hahahaha…

ciuman pertama gw juga terjadi di SMA. lucu juga klo diinget. waktu nungguin (lagi2) rapat OSIS. si pacar nengok sebentar ke kelas gw yang sebelahan sama ruang OSIS. gw lagi duduk di meja guru sambil maenin hp. ngobrol..ngobrol..ngobrol..dy bermaksud nyium pipi gw tp gw malah nengok dan seinget gw yang kena bibir gw bukan pipi..pas pulang gw marah sama dy!hahahah..alhasil dy g berani nyium gw lagi. hehehe.. tapiiiii, beberapa bulan kemudian, pas mau pulang. Pas itu suasana lantai dua sekolah udah sepi banget, gw lagi ngambil tas, dy berdiri samping gw, dekeeeeettt abiisssss. pas gw balik badan kearah dy, entah kenapa we stared each other for a long time, then suddenly we kissed. tanpa mikir sama sekali, sadar2 kita diem dengan pipi memerah. (demi apapun hal ini g bakalan ilang dari ingetan gw)

2 tahun pacaran di SMA, harus lulus2an, dy milih kuliah di kedokteran UGM, gw di paramadina. setahun LDR-an. saking percaya satu sama lain, udah g ada batasan pembicaraan, udah masa bodoh kalau ada orang lain yang disukain. Seringnya dy ngeluh karena bosan, alhasil bikin gw ngerasa “u better to find someone who can always company you”. alhasil dy jadian sama orang lain dengan seijin gw, tapi g putus dari gw (maaf bagi si cewe kalau lo belum tau cerita ini). Anehnya gw sering g jealous dengan kehadiran cewe baru itu, sampe akhirnya ada perubahan sikap dari pacar (well, yang gw tau intuisi gw selalu bener). dan ternyata bener, dy akhirnya suka sama cewe itu dan memilih untuk mutusin gw karena dy g mau nyakitin gw. akhirnya kita putusan, tapi ga ada yang berubah. masih sering telpon, pulang ke jakarta masih sering ke rumah (dan akhirnya gw jadi teringat ciuman terakhir dy di kening gw di depan rumah. penuh perasaan bersalah dan bingung). tapi, semua inipun berakhir karena kita sudah semakin tenggelam dengan kesibukan masing2. Sampai sekarang kita masih sahabatan, dy masih sama cewe itu sedangkan gw udah pacaran-putus berkali2. well, i haven’t found a man like you. no one better..=)

sehabis sama MDE, setahun ada kali ya gw jomblo. sampe akhirnya gw dikenalin sama R. tapi hubungan gw sama dy cuma berjalan 1 bulan karena bonyok g suka sama dy. Kabar terakhir doi udah merid dan udah mau jadi bapak. senangnya..=)

bukan bermaksud maenin perasaan orang, tp gw pernah jadian sehari sama junior gw di kampus. waktu itu emang lagi males pacaran, tp gw ngerasa kasian aja sama dy yang udah nembak gw berkali-kali. hahahahahah..(maaf y..huhuhu..)

P adalah pacar gw yang dikenalin sahabat gw. suka sama dy dari pandangan pertama (kalau kamu baca plis jgn ledekin aq pas meeting nanti..hahhaha..) cuma bertahan 3 minggu. soalnya dy over sibuk, susah buat ketemu, dan satu lagi gw g suka dy flirting sama cewe d fb waktu itu. (pasti kamu g tau kan?jadi sama yang itu jadian berapa lama??hahaha..) lucunya sekarang gw sama dy malah jadi rekan kerja.

gara2 PNM, ketemu si GE mantan terkahir. i’ve no good memories bout him. mungkin ada, tapi jujur gw lupa. mungkin karena berakhir dengan g baik kali y. hohohoho..

abis putus sama GE, tiba2 si G muncul lagi. bilang mau mutusin ceweny supaya bisa jadian sama gw..GILAAAAAKK! -_____-“

enough!!!!saya cape..=p ternyata lucu juga ya inget2 yang udah kejadian. nulis sambil cengar-cengir sendiri..

well, Im ready for the next adventure!!!! =D

hellooooooo..long time no see on tumblr!!for God sake, I’m so happy finding the tumblr app for my android!!! I couldn’t log in from my computer for couples of weeks..but thx to my miley that I can always posting things simply!!! well, time to sleep every one..good night.. one more thing!! just for you, I miss you..hahahaha…

I’m rejecting some guys…

just let me fix my happiness..i don’t want to hurt all of you..

really, im sorry..

Opaque  by  andbamnan